Rabu, 25 November 2009

Jenis Jenis L/C

Secara umum L/C atau Letter of Credit dapat digolongkan atau  dikelompokkan berdasarkan pada :


Jaminan Pembayarannya
  1. Confirmed L/C, bila terdapat bank lain (confirming bank) selain Iss.Bank yang ikut memberikan jaminan pembayaran atas L/C tersebut, biasanya yang diminta oleh Issuing Bank untuk menambah konfirmasi pada L/C yang diterbitkannya adalah advising bank.
  2. Unconfirmed L/C, kebalikan dari confirmed L/C yaitu hanya Issuing Bank yang memberikan jaminan pembayaran atas L/C yang diterbitkan.

Berdasarkan Cara Pengambil-alihannya
  1. Restricted L/C, yaitu L/C yang menunjuk suatu bank tertentu yang dapat melakukan pembayaran, negosiasi atau akseptasi.
  2. Unrestricted L/C , yaitu yang tidak membatasi bank yang dapat melakukan pembayaran, negosiasi atau akseptasi

Secara khusus Letter of Credit dapat dibedakan sebagai berikut :

Transferable L/C, menurut pasal 38 UCP 600 adalah  : "L/C yang secara khusus menyatakan “transferable” dan ditransfer atau dialihkan baik sebagian atau keseluruhan kepada benefiary yang lain/beneficiary kedua atas permintaan dari beneficiary pertama".
Transfering Bank (Bank yang melakukan transfer) adalah bank yang secara khusus diberi kuasa oleh Issuing Bank. Issuing Bank dapat bertindak sebagai Transferring Bank. Seluruh biaya yang timbul berkaitan dengan transfer tersebut adalah menjadi beban beneficiary pertama, kecuali L/C menyatakan lain. Transfer ini bersifat sekali artinya beneficiary kedua tidak dapat mentransfer kepada pihak lain atau beneficiary ketiga.

Revolving L/C, yaitu L/C yang berdasarkan syarat-syaratnya dapat direalisir dan dinyatakan berlaku kembali secara otomatis dalam kaitan ‘jangka waktu’ atau nilai ‘nominal L/C’ tanpa menunggu adanya pemberitahuan atau amendment dari Issuing Bank.
Berkaitan dengan waktu, misalnya tersedia sampai jumlah US$.60,000 per-bulan selama jangka waktu 6 bulan, maka dalam waktu 6 bulan L/C tersebut secara otomatis tersedia sebesar US$.60,000 per-bulan tanpa memperhatikan apakah telah ada penarikan selama bulan sebelumnya. Berkaitan dengan jumlah, maka penggunaan revolving L/C dapat bersifat kumulatif dan non-kumulatif. Dalam hal bersifat kumulatif, maka jumlah yang tidak dipergunakan dalam periode waktu tertentu dapat ditambahkan ke dalam periode berikutnya, bila non-kumulatif, maka jumlah yang tidak dipergunakan dalam periode waktu tertentu tidak dapat ditambahkan pada periode berikutnya, sehingga sisa yang ada menjadi batal. Oleh karena itu Revolving L/C non-kumulatif harus dilaksanakan sesuai dengan periode waktunya.

Back to Back L/C, yaitu L/C yang diterbitkan atas dasar L/C yang lain (master L/C).
Jenis L/C ini umumnya digunakan dalam kondisi, sebagai berikut :
  • Eksportir bukanlah supplier barang
  • Eksportir tidak mempunyai dana untuk membayar supplier
  • Eksportir tidak ingin supplier mengetahui nama importir dan harga barang yang sesungguhnya.

L/C UPAS (Usance Payable at Sight), yaitu L/C usance yang dapat diambil alih secara sight.
  • Negotiating Bank membayar kepada beneficiary secara sight
  • Iss.Bank atau Reimb. Bank membayar Negotiating Bank secara sight
  • Applicant/Importir membayar Iss.Bank secara Usance
  • Dalam UPAS L/C biasanya terdapat klausula : “Interest/discount charges are for account of applicant”.
  • Atau Reimbursement Clause memuat :
  • “Negotiating Bank authorize to claim on sight”

Red Clause L/C, L/C yang memberi kuasa kepada Advising, Negotiating atau Confirming Bank untuk memberikan pembayaran di muka baik sebagian atau seluruh nilai L/C kepada beneficiary sebelum pengapalan barang, sehingga pembayaran atau penarikan hanya didasarkan pada “Simple Receipt”.
L/C jenis ini biasanya digunakan sebagai penyediaan dana bagi eksportir sebelum barang dikapalkan.

Jangka Waktu Letter of Credit
Pada umumnya jangka waktu suatu Letter of Credit dikaitkan dengan jangka waktu pembayaran L/C yang bersangkutan yang biasanya disebut dengan tenor, yang dibedakan atas :

Sight L/C, yaitu pada saat diunjukkan segera dibayar



L/C Sight

Jenis L/C - Sight



Usance L/C, mengandung syarat pembayaran berjangka atau yang sering disebut dengan “Usance”, umumnya eksportir akan menerima pembayaran beberapa hari kemudian setelah barang dikirim.

L/C Usance

Jenis L/C - L/C Usance

19 comments:

Yudi Setiawan mengatakan...

Pak terima-kasih atas infonya, ada cara supaya kita tahu jenis2 L/C secara mudah ngga ?
salam

Willyo Alsyah P. Isman mengatakan...

terima kasih atas info2 di blog ini ...saya jadi banyak dpt ilmu disini...

Johnson Manurung mengatakan...

@Pak Yudi : tuk mengenal jenis L/C kita bisa lihat dari L/C itu sendiri yaitu pada : tenor L/C, ketersediaan L/C/availablenya, additional condition dan terutama pada field intruction to Negotiating/Paying/Accepting Bank, demikian semoga membantu.

@Bung Willyo : sama2 ya, sayapun memperoleh pencerahan dari tulisan Anda.

ina mengatakan...

walah, maap Pak, ina kagag ngerti soal begituan... :(

Johnson Manurung mengatakan...

@Ina : sama2 belajar lho

×÷·´¯`·.·•[ peace ]•·.·´¯`·÷× mengatakan...

Mantab infonya lengkap dan detail...thanks

B M I mengatakan...

Makasih sharenya pak...membantu banget mungkin kawan kwan BMI perlu info ini.....makasih.

Share Ilmu Yuk mengatakan...

info bagus pak..
jd ingin lbh tau L/C itu mksud nya untuk apa iaa ??

keep posting pak.
saya akan datang di postingan bpk berikutnya..
trima kasih

Johnson Manurung mengatakan...

@ Indo15 : thanks ya atas dan kunjungan & comment.

@ BMI : thanks, kita sama2 berbagi

@ Share Ilmu : L/C pada dasarnya untuk menjembatani kepentingan penjual/eksportir dan pembeli/importir (postingan Letter of Credit, terima-kasih atas kunjungan dan commentnya.

Edwin's Personal Blog mengatakan...

Salam kenal Pak Johnson. Saya suka blog anda. Jadi bisa nambah ilmu saya nih tentang letter of credit.

Kalau berkenan, tukaran link yuk. Banner anda sdh saya pasang di blog saya. Saya juga follow brijakartaveteran... :-)

Johnson Manurung mengatakan...

@ Edwin : Salam kenal juga Pak Edwin, silahkan Pak bila mau tukeran link & terima-kasih atas commentnya.

andi wong mengatakan...

oww.. bgitu yaa.. baru tw sy sob.. hehe :D

Edwin's Personal Blog mengatakan...

Saya bertanya2 apakah masih ada bank yang bersedia membuka L/C red clause. Kasus Edy Tansil masih menyisakan trauma mendalam.

Banner Pak Johnson sudah saya pasang. Mari terus saling mengunjungi...

Johnson Manurung mengatakan...

@ Bang Andy : thanks lho ... atas supportnya

@ Pak Edwin : tidak perlu traumalah, karena bila dari trx.L/C semata, tdk ada perbedaan resiko bagi Iss.Bank yg menerbitkan L/C baik itu Red Clause L/C atau jenis lainnya, dan hanya akan membayar bila semua persyaratan telah dipenuhi. Adanya unsur pemby dimuka memberikan resiko lebih kpd importir dlm kaitan inilah apabila importir memperoleh fasilitas pembiayaan dari iss. bank dan terjadi 'sesuatu' pada importir maka pada gilirannya akan berdampak pada iss.bank. Jadi resiko itu lebih pada peranan bank sebagai 'financing bank' dan bukan sebagai iss.bank.
Demikian Pak Edwin dan terima kasih.
Kita akan terus saling mengunjungi tuk saling berbagi.
Salam

javabis99 | Bisnis Online n Hobby Blog mengatakan...

dulu pernah dpt ini waktu kuliah jaman jadul, dah lupa smua, ini jd inget lg .. he..he.. thanks kawan.

Johnson Manurung mengatakan...

@ javabis99 : thanks juga ya Pak...

Anonim mengatakan...

Traditionally, Ugg Boots rugby boots were of a high cut Uggs above the ankle to provide additional Cheap Ugg Boots ankle support. This was seen as appropriate Ugg Boots UK given the nature of the game,UGG Australia particularly the stresses of forward play, Ugg Boots Sale and the amount of physical contact involved and to provide protection against knocks

IQBAL DOT COM mengatakan...

blogwalking !!!
http://downladsoftware.blogspot.com/

Topik kini mengatakan...

makasih ulasannya. http://adatopik.blogspot.com/

Next Prev home