Minggu, 22 November 2009

Letter of Credit (L/C)

Letter of Credit (L/C) atau Documentary Credit atau Credit merupakan cara pembayaran dalam suatu transaksi Perdagangan Internasional atau transaksi ekspor - impor yang paling aman bagi seller/eksportir maupun bagi buyer/importir. Berbeda dengan pola pembayaran lainnya dalam Perdagangan Internasional/transaksi ekspor-impor, maka Letter of Credit menjadi suatu instrumen atau alat yang dapat melindungi eksportir dan importir dari tidak dipatuhinya kewajiban-kewajiban yang dipersyaratkan kedua-belah pihak. Dalam proses pelaksanaan transaksi Letter of Credit, maka hampir semua bank mengharuskan agar L/C tunduk pada UCPDC (Uniform Customs and Practice for Documentary Credits) yang merupakan seperangkat ketentuan yang berlaku universal terhadap setiap Letter of Credit/Documentary Credit. Bila suatu L/C atau credit mengindikasikan secara tegas bahwa L/C tunduk kepada UCPDC. Maka UCPDC mengikat semua pihak kecuali dengan tegas dimodifikasi atau tidak diberlakukan oleh Credit.

Definisi Letter of Credit
Pasal 2 UCPDC Revisi 2007, Publikasi ICC No.600 atau dikenal dengan UCP 600 mendefinisikan sebagai berikut :
Letter of Credit atau Credit berarti setiap janji, bagaimanapun dinamakan atau diuraikan, yang bersifat irrevocable dan karenanya merupakan janji pasti dari Issuing Bank untuk membayar presentasi yang sesuai, membayar/honour berarti :
  • Membayar atas unjuk jika credit tersedia dengan pembayaran atas unjuk
  • Menanggung janji pembayaran yang ditangguhkan dan membayar pada saat jatuh tempo jika credit tersedia dengan pembayaran yang ditangguhkan
  • Mengaksep bill of exchange (draft) yang ditarik oleh beneficiary dan membayar pada saat jatuh tempo, jika credit tersedia dengan akseptasi.

Pihat Pihak terkait dalam Letter of Credit (L/C)
  1. Applicant, pihak yang meminta kepada banknya untuk menerbitkan L/C kepada beneficiary biasanya importer
  2. Beneficiary, pihak yang menerima L/C atau pihak yang mendapatkan manfaat dari terbitnya L/C.
  3. Issuing Bank, yaitu bank yang menerbitkan Letter of Credit/Credit atau L/C atas permintaan applicant atau atas nama bank sendiri.
  4. Advising Bank, bank yang menerima L/C dari Iss. Bank dan meneruskan L/C tersebut kepada beneficiary atau bank lain yang ditunjuk dalam L/C.
  5. Negotiating Bank, bank yang mengambil-alih (melakukan negosiasi) dokumen L/C
  6. Reimbursing Bank, bank yang ditunjuk oleh Iss. Bank untuk melakukan pembayaran atas tagihan negosiasi dokumen L/C yang diajukan oleh negotiating bank.
  7. Paying Bank, bank yang bertugas membayar atas adanya tagihan dokumen L/C.
  8. Accepting Bank, bank yang mengaksep draft (wesel) yang ditarik oleh beneficiary dan membayarnya pada saat jatuh tempo.
  9. Confirming Bank, bank selain Iss. Bank yang juga menjamin pembayaran L/C yang diterbitkan Issuing Bank.
  10. Transferring Bank, bank yang diberi kuasa di dalam L/C untuk mentransfer L/C atas permintaan beneficiary L/C itu ke beneficiary yang lain.

Dokumen Dokumen Dalam Letter of Credit (L/C)
Dalam kaitannya dengan dokumen maka hal yang perlu dicatat dalam transaksi Letter of Credit (L/C) adalah pasal 5 UCP 600 yang berbunyi :
Bank-bank berurusan dengan dokumen-dokumen dan tidak dengan barang, jasa atau pelaksanaan terhadap mana dokumen-dokumen tersebut mungkin berkaitan.

Oleh karena itu transaksi Letter of Credit adalah transaksi dokumen yang berkaitan dengan barang yang dikapalkan.
  • Dokumen Pengangkutan
    • Bill of Lading, pengangkutan melalui laut
    • Airway Bill, pengangkutan melalui udara
  • Invoice atau Commercial Invoice atau faktur pada dasarnya merupakan suatu sarana bagi penjual/seller/eksportir untuk memperhitungkan harga barang kepada pembeli/buyer/importer sesuai dengan kesepakatan. Beberapa macam Invoice, yaitu :
    • Commercial Invoice, Invoice yang diterbitkan dan ditanda-tangani oleh Seller dan ditujukan kepada buyer/importer.
    • Consular Invoice, Invoice yang diterbitkan oleh konsulat Negara pembeli yang berada di Negara penjual atas dasar Commercial Invoice.
    • Visaed Invoice, Invoice yang diterbitkan oleh penjual/seller/eksportir dan di-counter-sign oleh konsulat Negara pembeli yang berada di Negara penjual/eksportir.
    • Proforma Invoice, Invoice yang dikeluarkan seller/eksportir mendahului pengiriman barang, biasanya baru dalam tahap penawaran.
    • Consignment Invoice, Invoice untuk barang konsinyasi
  • Polis Asuransi
  • List atau Daftar
    • Packing List, daftar perincian barang serta cara dan bahan pembungkus barang yang bersangkutan.
    • Weight List atau Measurement List, daftar perincian barang mengenai timbangan/ukuran barang
  • Certificate, suatu keterangan yang dikeluarkan oleh orang atau instansi yang berwenang mengenai keadaan barang
    • Certificate of Origin, keterangan yang menyatakan Negara asal barang
    • Certificate of Quality, keterangan yang menyatakan tentang mutu barang
    • Certificate of Analysis, keterangan yang menyebutkan uraian, campuran atau bahan – bahan dan proporsi bahan yang terdapat dalam barang-barang.
    • Certificate of Inspection, kerterangan yang menyatakan bahwa barang telah diperiksa
  • Dan dokumen lain yang diminta oleh L/C.

Keunggulan dan kelemahan transaksi Letter of Credit
Maksud dan tujuan dipakainya L/C sebagai cara pembayaran dalam transaksi ekspor – impor adalah untuk memberikan keyakinan kepada pihak-pihak terkait terutama beneficiary dan applicant bahwa dengan L/C semua pihak akan tunduk kepada ketentuan-ketentuan dan persyaratan yang tertuang dalam L/C. Namun demikian dalam praktek sesungguhnya transaksi dengan L/C juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain :

Bagi eksportir
Jika dokumen mengandung discrepancy(ies) atau penyimpangan, maka meskipun barang telah dikapalkan/dikirim sesuai dengan pesanan, eksportir berpotensi tidak memperoleh pembayaran (karena bank hanya berurusan dengan dokumen) atau bila dibayarkan dipotong biaya discrepancy

Bagi Importir
Biaya-biaya yang sehubungan dengan transaksi L/C, pembukaan L/C, Akseptasi, dll.



8 comments:

yuni mengatakan...

trimakasih pak
tulisannya berguna bagi saya

intermezo mengatakan...

biar bacanya rada puyeng, maklum blon pentium nih, tapi dapat pencerahan juga... ma kasih :)

Johnson Manurung mengatakan...

@ Intermezo : thank juga ya

Lavanya mengatakan...

nice post

Johnson Manurung mengatakan...

@ Lavanya : Thanks atas commentnya

Anonim mengatakan...

Traditionally, Ugg Boots rugby boots were of a high cut Uggs above the ankle to provide additional Cheap Ugg Boots ankle support. This was seen as appropriate Ugg Boots UK given the nature of the game,UGG Australia particularly the stresses of forward play, Ugg Boots Sale and the amount of physical contact involved and to provide protection against knocks

Anonim mengatakan...

salam kenal Bp. Johnson,

saya adalah salah satu pelaku export, saya ingin menanyakan kalau pihak buyer akan membuka lc untuk jangka waktu kontrak 1 tahun but amount disesuaikan dg cargo yg dishipment per bulan, maka lc yg sesuai dg keadaan diatas apa pak ?

Regards,
Susilo

Johnson Manurung mengatakan...

@ Susilo : Sebelumnya terima-kasih Pak sudah berkunjung, karena nilai L/C dibuka disesuaikan dengan shipment dan akan berlangsung selama 1 tahun, maka Bapak dapat menyarankan kepada Buyer untuk membuka Revolving L/C, demikian Pak, semoga dapat membantu. Salam

Next Prev home